Pada artikel ini saya akan mebahas tentang cedera yang saya peroleh dari blog sebelah
sebagai salah satu penyuka sepak bola dan sebagai atlet Futsal kelas d. yang nama nya sepak bola kerap juga kaitanya dengan cedera nah ini ni momok terbesar bagi karir seorang pemain bola bagi mereka yang tidak bisa mengatasi nya pasti akan berakhir dengan rasa frustasi dan tentu hal ini akan menghentikan karir mereka, hal yangsama juga kita alami walaupun mungki kita bukan pemain sepakbola seperti di tv tapi jika kalian memang suka dengan olah raga ini saat kalian tidak bisa bermain lagi pasti ada rasa kecewa gimana gitu iya kan ngaku aja deh, saya juga pernah ngalami sewaktu  pertama kalinya saya merasakan yang nama engkel itu luar biasa sekali sakit nya saya yang seumur-umur belum pernah cedera sekalinya cedera e langsungengkel mungkin karena usia kali hahah.
oke langsung aja nih untuk nambah-nambah pengetahua tentang jenis-jenis cedera oke ce ki dot

Jenis Cedera yang Mungkin Terjadi dalam Sepakbola
  • Luka luar (lecet/robek)
Luka luar dapat dilihat dari tanda-tanda timbulnya kemerahan pada kulit hingga robekan kulit yang mengeluarkan darah.
  • Kram (cramp/kejang otot)
Kejang otot disebabkan oleh terjadinya kelelahan otot, dehidrasi, menurunnya kadar kalsium dan kalium dalam darah. Bagian otot yang paling sering kelelahan adalah betis (sering disebut dengan istilah naik betis) meskipun otot paha juga cukup rentan mengalami hal serupa. Otot yang kelelahan akan menimbulkan nyeri yang bervariasi dari ringan hingga sedang. Otot yang kram akan terasa keras karena otot melakukan kontraksi (pemendekan serabut otot).
  • Robekan otot, putus tendon, pecah tendon (tendon rupture)
Secara tradisional, kedua cedera yang pertama ini dikenal sebagai keseleo. Cedera ini biasanya disebabkan oleh kurangnya pemanasan, peregangan, atau  tackling keras pada lutut/mata kaki. Robekan/putus tendon ditandai dengan gangguan gerakan sendi. Tendon yang putus akan segera tertarik oleh otot dan sulit disatukan dengan bagian tendon lainnya yang melekat ke tulang. Tendon yang putus memerlukan tindakan pembedahan. Terkadang, tendon dapat pula bergeser dari tempatnya melekat. Pecah sebagian tendon pada tumit dapat dilihat sebagai penggembungan pada bagian tendon yang pecah.
  • Patah/Retak tulang
Patah tulang kecil maupun tulang panjang dapat terjadi dalam sepakbola. Kesalahan posisi tubuh dalam mendarat atau tackling keras dapat menimbulkan patah tulang. Jika terjadi, pemain akan merasakan nyeri hebat. Kelainan bentuk tulang dapat segera diamati jika patah tulang mengalami pergeseran fragmen (sliding). Jika tidak tampak kelainan bentuk tulang, patah tulang dapat dikenali dengan timbulnya bunyi crepitatio (seperti krek, krek) ketika kedua fragmen tulang digerakkan.
Patah tulang pada tulang pipa betis dapat segera diamati dengan adanya malformasi (kecacatan) . Namun, patah tulang pada bagian paha sukar diamati. Patah tulang paha sangat mungkin menimbulkan perdarahan yang banyak, nyeri yang hebat karena memendekknya otot paha sehingga penderita akan segera masuk ke dalam keadaan shock akibat perdarahan.
  • Trauma tumpul (pukulan/sikutan/tendangan) ke arah tubuh
Trauma tumpul pada daerah perut, pada awalnya, akan menunjukkan jejas (tanda cedera) pada kulit di mana terjadi benturan. Jika benturan bersifat keras dan mengenai organ dalam perut seperti usus, lambung, hati, pankreas, dan limpa maka perdarahan akan terjadi karena luka robek. Perdarahan ini biasanya tidak tampak/tidak dapat dilihat. Perdarahan organ dalam akan menimbulkan reaksi hypovolemic shock  dan peritonitis (radang perut) karena banyak volume darah yang mengalir ke rongga perut.