Tips Mengusir rasa bosan

Leave a comment

kali ini saya akan memberikan tips mengusir rasa bosan. pasti ya pada saat-saat tertentu merasakan bosan sebelum saya memberikan tips aaya mengenai mengusir rasa bosan alangkah baik nya kita mengenal lebih dekat apa sih rasa bosan itu..? berikut ulasan yang saya peroleh dari blog http://muhsinbudiono.wordpress.com/2013/02/24/mengatasi-rasa-bosan/

Secara psikologi, rasa bosan didefinisikan oleh Fisher dalam istilah ‘proses psikologis sentral’nya sebagai “suatu kondisi perasaan (afektif) yang tidak menyenangkan dan bersifat sementara, yang seseorang merasakan suatu kehilangan minat dan sulit konsentrasi terhadap aktivitas yang sedang dilakukannya.” Leary dan lainnya mendefinisikannya secara sama, namun sedikit lebih ringkas, yaitu: suatu pengalaman afektif (berkaitan dengan perasaan) yang berhubungan dengan proses-proses kognitif dalam hal perhatian.” Definisi-definisi itu memperjelas bahwa rasa bosan muncul bukan karena tak ada sesutu untuk dikerjakan, tetapi karena ketidakmampuan untuk terikat dalam suatu aktivitas tertentu. Meskipun sering muncul hasrat yang sangat dalam ke arahnya.
sudah tau kan apa rasa bosan itu berikut tips dari saya cara mengatasi rasa bosan :

  1. Main games
    kalo saya lagi bosan ini cara jitu nih tapi main game yang ringan-ringan aja ya. terlalu sering main game juga tidak
  2. Keluar rumah
    kalo yang ini bisa kita keluar jalan-jalan keliling komplenks inti nya cari udara segar
  3. Nongkrong dengan teman
  4. ke Toko buku
    kalo saya sih ketoko buku terus cari buku humor dijamin gx bosen baca buku humor nya
  5. makan coklat
    ini nih andalan saya tiap kali lagi bosen atau bad mood, tapi emang benar kalo coklat itu bisa buat kita happy

sekian tips mungkin bisa bermanfaat terima kasih

MENUMBUHKAN RASA KEMANDIRIAN DAN MENGURANGI TINDAK KECURANGAN SISWA MELALUI UJIAN NASIONAL 2013

Leave a comment

MENUMBUHKAN RASA KEMANDIRIAN DAN MENGURANGI TINDAK KECURANGAN SISWA MELALUI UJIAN NASIONAL 2013
A. Pendahuluan
Ujian Nasional merupakan salah satu jenis penilaian yang dilakukan pemerintah guna mengukur keberhasilan belajar siswa. Dalam beberapa tahun ini, kehadirannya menjadi perdebatan dan kontroversi di masyarakat. Di satu pihak ada yang setuju, karena dianggap dapat meningkatkan mutu pendidikan. Dengan adanya ujian nasional, sekolah dan guru akan dipacu untuk dapat memberikan pelayanan sebaik-baiknya agar para siswa dapat mengikuti ujian dan memperoleh hasil ujian yang sebaik-baiknya. Sementara di pihak lain tidak sedikit yang merasa tidak setuju karena menganggap bahwa Ujian Nasional sebagai sesuatu yang sangat kontradiktif dan kontraproduktif.
Prosedur Operasional Standar Ujian Nasional tahun 2013 belum diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan kebudayaan, tetapi telah berkembang penyataan dari Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di beberapa media masa akhir-akhir ini bahwa soal Ujian Nasional 2013 terdiri atas 20 paket variasi soal dan standar minimal kelulusan tetap seperti tahun 2012 yaitu 5,5. (http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/16/11385057)
Dengan model variasi 20 paket setiap ruang ujian, setiap siswa akan menerima variasi soal yang berbeda, mungkin urutan soal berbeda atau soal berbeda tetapi tingkat kesukaran setara. Melalui cara ini, diharapkan Ujian Nasional dilaksanakan secara adil dan bijaksana serta tidak merugikan peserta didik karena hanya siswa yang mampu yang bisa menjawab dengan tepat, disamping itu perlu mendorong kemandirian siswa dan menekan tindak kecurangan. Dalam makalah ini akan membahas tentang:
• Pengertian ujian nasional
• Pelaksanaan ujian nasional di Indonesia
• Hubungan kemandirian dan upanya mengurani kecurangan melalui ujian nasional 2013
• Kesimpulan

untuk selengkap nya bisa di download disini MELALUI UJIAN NASIONAL 2013 MENUMBUHKAN RASA KEMANDIRIAN DAN MENGURANGI TINDAK KECURANGAN SISWA

Jenis-jenis Cedera Pada Sepakbola

Leave a comment

Pada artikel ini saya akan mebahas tentang cedera yang saya peroleh dari blog sebelah
sebagai salah satu penyuka sepak bola dan sebagai atlet Futsal kelas d. yang nama nya sepak bola kerap juga kaitanya dengan cedera nah ini ni momok terbesar bagi karir seorang pemain bola bagi mereka yang tidak bisa mengatasi nya pasti akan berakhir dengan rasa frustasi dan tentu hal ini akan menghentikan karir mereka, hal yangsama juga kita alami walaupun mungki kita bukan pemain sepakbola seperti di tv tapi jika kalian memang suka dengan olah raga ini saat kalian tidak bisa bermain lagi pasti ada rasa kecewa gimana gitu iya kan ngaku aja deh, saya juga pernah ngalami sewaktu  pertama kalinya saya merasakan yang nama engkel itu luar biasa sekali sakit nya saya yang seumur-umur belum pernah cedera sekalinya cedera e langsungengkel mungkin karena usia kali hahah.
oke langsung aja nih untuk nambah-nambah pengetahua tentang jenis-jenis cedera oke ce ki dot

Jenis Cedera yang Mungkin Terjadi dalam Sepakbola
  • Luka luar (lecet/robek)
Luka luar dapat dilihat dari tanda-tanda timbulnya kemerahan pada kulit hingga robekan kulit yang mengeluarkan darah.
  • Kram (cramp/kejang otot)
Kejang otot disebabkan oleh terjadinya kelelahan otot, dehidrasi, menurunnya kadar kalsium dan kalium dalam darah. Bagian otot yang paling sering kelelahan adalah betis (sering disebut dengan istilah naik betis) meskipun otot paha juga cukup rentan mengalami hal serupa. Otot yang kelelahan akan menimbulkan nyeri yang bervariasi dari ringan hingga sedang. Otot yang kram akan terasa keras karena otot melakukan kontraksi (pemendekan serabut otot).
  • Robekan otot, putus tendon, pecah tendon (tendon rupture)
Secara tradisional, kedua cedera yang pertama ini dikenal sebagai keseleo. Cedera ini biasanya disebabkan oleh kurangnya pemanasan, peregangan, atau  tackling keras pada lutut/mata kaki. Robekan/putus tendon ditandai dengan gangguan gerakan sendi. Tendon yang putus akan segera tertarik oleh otot dan sulit disatukan dengan bagian tendon lainnya yang melekat ke tulang. Tendon yang putus memerlukan tindakan pembedahan. Terkadang, tendon dapat pula bergeser dari tempatnya melekat. Pecah sebagian tendon pada tumit dapat dilihat sebagai penggembungan pada bagian tendon yang pecah.
  • Patah/Retak tulang
Patah tulang kecil maupun tulang panjang dapat terjadi dalam sepakbola. Kesalahan posisi tubuh dalam mendarat atau tackling keras dapat menimbulkan patah tulang. Jika terjadi, pemain akan merasakan nyeri hebat. Kelainan bentuk tulang dapat segera diamati jika patah tulang mengalami pergeseran fragmen (sliding). Jika tidak tampak kelainan bentuk tulang, patah tulang dapat dikenali dengan timbulnya bunyi crepitatio (seperti krek, krek) ketika kedua fragmen tulang digerakkan.
Patah tulang pada tulang pipa betis dapat segera diamati dengan adanya malformasi (kecacatan) . Namun, patah tulang pada bagian paha sukar diamati. Patah tulang paha sangat mungkin menimbulkan perdarahan yang banyak, nyeri yang hebat karena memendekknya otot paha sehingga penderita akan segera masuk ke dalam keadaan shock akibat perdarahan.
  • Trauma tumpul (pukulan/sikutan/tendangan) ke arah tubuh
Trauma tumpul pada daerah perut, pada awalnya, akan menunjukkan jejas (tanda cedera) pada kulit di mana terjadi benturan. Jika benturan bersifat keras dan mengenai organ dalam perut seperti usus, lambung, hati, pankreas, dan limpa maka perdarahan akan terjadi karena luka robek. Perdarahan ini biasanya tidak tampak/tidak dapat dilihat. Perdarahan organ dalam akan menimbulkan reaksi hypovolemic shock  dan peritonitis (radang perut) karena banyak volume darah yang mengalir ke rongga perut.

Pengendalian Intern Dalam Sistem Informasi Akuntansi

Leave a comment

1. Pengertian sistem pengendalian intern

Sistem informasi akuntansi sebagai sistem yang terbuka tidak bisa dijamin sebagai suatu sistem yangbebas dari kesalahan maupun kecurangan. Pengendalian intern yang baik merupakan cara bagisuatu sistem untuk melindungi diri dari tindakan-tindakan yang merugikan. Dalam arti sempit, pengendalian internhanya dibatasi pada kegiatan pengecekan, penjumlahan, baik penjumlahan mendatar maupun penjumlahan menurun.

 

Pengendalian intern secara luas, diantaranya ;

a. Batasan pengendalian intern, sebagai suatu sistem pengendalian yang meliputi struktur organisasi beserta semua metode dan ukuran yang diterapkan dalam perusahaan, dengan tujuan untuk :

  1. mengamankan aktiva perusahaan
  2. mengecek kecermatan dan ketelitian data akuntansi
  3. meningkatkan efisiensi
  4. mendorong agar kebijakan manajemen dipatuhi oleh segenap jajaran organisasi

Ringkasnya bahwa pengendalian intern tidak hanya meliputii pekerjaan pengecekan tetapi juga meliputi semua sistem kerja yang terjadi dalam perusahaan dalam upaya mencapai tujuan perusahaan.

 

Dari definisi pengendalian intern yang dikemukakan tersebut diatas  dapat ditemukan beberapa konsep dasar berikut :

  • Pengendalian intern merupakan suatu proses untuk mencapai tujuan tertentu, atau merupakan suatu rangkaian tindakan yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan
  • Pengendalian intern bukan hanya terdiri dari pedoman, kebijakan, formulir, namun dijalankan oleh orang dari setiap jenjang organisasi, yang mencakup dewan komisaris, manajemen dan personil lain.
  • Pengendalian intern diharapkan mampu memberikan keyakinan memadai, bukan keyakinan mutlak bagi manajemen dan dewan komisaris entitas. Keterbatasan yang melekat dalam semua sistem pengendalian intern dan pertimbangan manfaat serta pengorbanan dalam pencapaian tujuan pengendalian, menyebabkan pengendalian intern tidak dapat memberikan keyakinan mutlak.
  • Pengendalian intern ditujukan untuk mencapai tujuan yang saling berkaitan yaitu pelaporan keuangan, kepatuhan dan operasi.

Sistem pengendaliaan intern meliputi struktur organisasi, metode, dan ukuran yang diorganisasikan untuk menjaga kekayaan organisasi, mengecek ketelitian dan kehandalan data akuntansi, mendorong efisiensi untuk dipatuhinya kebijakan manajemen. Sistem pengendalian intern merupakan kebijakan, praktik, dan prosedur yang digunakan organisasi untuk mencapai empat tujuan utama :

  1. Untuk menjaga aktiva perusahaan
  2. Untuk memastikan akurasi dan dapat diandalkan catatan dan informasi akuntansi
  3. Untuk mempromosikan efisiensi operasi perusahaan
  4. Untuk mengukur kesesuaian kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan oleh manajemen.

Berangkat dari tujuan diatas, maka sistem pengendalian intern dapat dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu :

a) Pengendalian intern akuntansi (internal accounting control)

Pengendalian intern akuntansi meliputi persetujuan, pemisahan antara fungsi operasi, penyimpanan dan pencatatan serta pengawasan fisik atas kekayaan.

 

b) Pengendalian intern administrasi (internal administratife control)

Pengendalian intern administrasi meliputi peningkatan efisiensi usaha, dan mendorong dipatuhinya kebijakan pimpinan, misalnya analisis statistik, studi waktu dan gerak, program pelatihan, dan pengendalian mutu kegiatan perusahaan .

 

2. Karakteristik sistem pengendalian intern 

Kehandalan sistem pengendalian intern harus dilandasi dengan karakteristik dari sistem tersebut yaitu :

  • Adanya pendelegasian wewenang kepada petugas tertentu untuk menyetujui transaksi dan penetapan tugas, pengecekan kepada petugas yang lain untuk mengetahui bahwa transaksi telah disetujui oleh petugas yang berwenang.
  • Adanya penyelenggaraan akuntansi sedemikian rupa sehingga mudah di cek.
  • Adanya pendelegasian secara fisik yang tepat, termasuk penjagaan berganda terhadap aktiva yang dimiliki.
  • Adanya perifikasi secara periodik terhadap eksistensi aktiva yang dicatat.
  • Memiliki pegawai yang cakap, mempunyai kemampuan dan latihan yang cukup, sesuai dengan tingkat pertanggungjawabannya.
  • Adanya pemisahan fungsi penyimpanan aktiva dari fungsi pencatatan, dan dari pelaksanaan transaksi yang bersangkutan.

 

3. Pengendalian intern dalam Sistem Informasi Akuntansi Pembelian

Unsur-unsur pengendalian intern dalam siklus pembelian dirancang untuk mencapai tujuan pokok pengendalian akuntansi, yaitu menjaga kekayaan (persediaan) dan kewajiban perusahaan, menjamin ketelitian dan keandalan data akuntansi (utang, kas, persediaan). Untuk merancang unsur-unsur pengendalian akuntansi yang diterapkan dalam siklus pembelian, terdapat tiga unsur pokok yaitu :

a. Organisasi

  1. Fungsi pembelian terpisah dari fungsi penerimaan barang.
  2. Fungsi pembelian harus terpisah dengan fungsi akuntansi.
  3. Fungsi penerimaan barang harus terpisah dengan fungsi penyimpanan barang.
  4. Transaksi pembelian harus dilaksanakan oleh fungsi gudang, fungsi pembelian, penerimaan barang, pencatat utang, dan fungsi akuntansi yang lain.
  5. Transaksi retur pembelian harus dilaksanakan oleh fungsi pembelian, penerimaan barang, pencatat utang, fungsi akuntansi yang lain.

b. Sistem otorisasi dan prosedur pencatatan

  1. Surat permintaan pembelian otorisasi oleh fungsi gudang untuk barang digudang, atau oleh kepala fungsi yang bersangkutan untuk barang yang langsung dipakai.
  2. Surat order pembelian diotorisasi oleh fungsi pembelian atau pejabat yang lebih tinggi.
  3. Laporan penerimaan barang diotorisasi oleh fungsi penerimaan barang.
  4. Bukti kas keluar oleh kepala fungsi pencatatan utang atau pejabat  yang lebih tinggi.
  5. Memo debit untuk retur pembelian diotorisasi oleh fungsi pembelian.
  6. Laporan pengiriman barang untuk retur pembelian diotorisasi oleh fungsi pengiriman barang.
  7. Pencatatan terjadinya utang didasarkan atas bukti kas keluar yang didukung dengan surat order pembelian, laporan penerimaan barang, dan faktur dari pemasok.
  8. Pencatatan berkurangnya utang karena retur pembelian didasarkan memo debit yang didukung dengan laporan pengiriman barang.
  9. Pengurangan utang di dalam arsip bukti kas keluar yang belum dibayar dan pencatatan di dalam register bukti kas keluar diotorisasi oleh fungsi pencatat utang.
  10. Pencatatan di dalam jurnal umum diotorisasi oleh fungsi pencatat jurnal.

c. Praktik yang sehat ;

  1. Surat permintaan pembelian bernomor urut tercetak dan pemakaiannya dipertanggungjawabkan oleh fungsi gudang.
  2. Surat order pembelian bernomor urut tercetak dan pemakaiannya dipertanggungjawabkan oleh fungsi pembelian.
  3. Laporan penerimaan barang bernomor urut tercetak dan pemakaiannya dipertanggungjawabkan oleh fungsi penerimaan barang.
  4. Memo debit untuk retur pembelian bernomor urut tercetak dan pemakaiannya dipertanggungjawabkan oleh fungsi pembelian.
  5. Laporan penerimaan barang bernomor urut tercetak dan pemakaiannya dipertanggungjawabkan oleh fungsi pengiriman barang.
  6. Pemasok dipilih berdasarkan jawaban penawaran harga bersaing dari berbagai pemasok.
  7. Barang hanya diperiksa dan diterima oleh fungsi penerimaan barang jika fungsi ini telah menerima tembusan surat order pembelian dari fungsi pembelian.
  8. Fungsi penerimaan barang melakukan pemeriksaan barang yang diterima dari pemasok dengan cara menghitung dan menginspeksi barang tersebut dan membandingkannya dengan tembusan surat order pembelian.
  9. Terdapat pengecekan, syarat pembelian, dan ketelitian perkalian di dalam faktur dari pemasok sebelum faktur tersebut diproses untuk dibayar.
  10. Catatan yang berfungsi sebagai buku pembantu utang secara periodik direkonsiliasi dengan rekening control utang di dalam buku besar.
  11. Pembayaran faktur dilakukan sesuai dengan syarat pembayaran guna mencegah kehilangan kesempatan untuk memperoleh potongan tunai.
  12. Bukti kas keluar beserta dokumen pendukungnya dicap “lunas” oleh fungsi pengeluaran kas setelah cek dikirimkan kepada pemasok.

 

4. Pengendalian akuntansi

Pengendalian akuntansi mempunyai tujuan umum yaitu untuk mengendalikan harta perusahaan. Ada dua kategori pengendalian akuntansi, yaitu :
1. Pengendalian secara umum :
Pengendalian akuntansi secara umum untuk keamanan harta perusahaan digolongkan menjadi :

a. Pengendalian organisasi, dapat terjadi apabila ada pemisahan tugas (segregation of duties) dan pemisahan tanggungjawab (segregation of responsibility) yang tegas.

b. Pengendalian dokumentasi; dokumentasi dapat mencatat tentang deskripsi, penjelasan, bagan air, daftar-daftar, cetakan hasil komputer, dan contoh-contoh objek dari sistem informasi. Dokumentasi dapat dikelompokkan ke dalam dua bagian, yaitu:

  1. Dokumentasi yang disimpan dibagian akuntansi yaitu dokumen dasar, dokumentasi daftar rekening dan dokumentasi prosedur manual.
  2. Dokumentasi yang ada di bagian pengolahan data yaitu dokumentasi prosedur, sistem, program operasi, dan dokumentasi data.

c. Pengendalian perangkat keras dan perangkat lunak, dirancang dalam komputer untuk mendeteksi kesalahan atau tidak berfungsinya dalam sistem kerja.

d. Pengendalian keamanan fisik.
Pengendalian terhadap keamanan fisik perlu dilakukan untuk menjaga keamanan perangkat keras, perangkat lunak, dan personal dalam perusahaan.
Teknik untuk pengendalian keamanan fisik dapat berupa alat-alat penempatan fisik yang membantu melindungi harta perusahaan, seperti ; pengawasan terhadap pengasetan fisik, pengaturan lokasi, dan penerapan alat-alat pengamanan.

 

e. Pengendalian keamanan data

Menjaga integritas dan keamanan data merupakan pencegahan terhadap keamanan data yang tersimpan diluar supaya tidak hilang, rusak, dan diakses oleh pihak yang tidak berkepentingan.
2. Pengendalian Aplikasi

Pengendalian aplikasi berhubungan dengan pengoperasian akuntansi sistem komputer. Fungsi dari pengendalian aplikasi adalah untuk memberi jaminan yang cukup bahwa pencatatan, proses, dan pelaporan data sudah dilakukan dengan benar sesuai prosedural.

 

Pengendalian aplikasi dikategorikan sebagai berikut :

  • Pengendalian masukan, Pengendalian ini dirancang untuk mencegah atau mendeteksi kekeliruan dalam tahap masukan dalam pengolahan data. Pengendalian masukan umumnya menyangkut efisiensi, persetujuan, masukan terhormat, penandaan, pembatalan, dan lain-lain dalam proses komputer.
  • Pengendalian pemrosesan, Pengendalian ini mencakup mekanisme, standarisasi, dan lain-lain.
  • Pengendalian keluaran, Pengendalian keluaran dirancang untuk memeriksa masukan dan  pemrosesan sehingga berpengaruh terhadap keluaran secara absah dan pendistribusian keluaran secara memadai. Pengendalian ini mencakup rekonsiliasi, penyajian umur, suspensi berkas, suspensi account, audit periodik, laporan ketidaksesuaian dan lipstream resubmission.

5. Pengendalian Administrasi

pengendalian ini bertujuan mengefisiensikan operasi kegiatan dan mendorong ditaatinya kebijaksanaan manajemen yang telah ditetapkan. Manajemen yang baik dapat menghindari perusahaan dari penyelewengan dan kesalahan, sehingga mampu mewujudkan tujuan dan mendukung pengendalian akuntansi perusahaan.

 

 

 

Sumber :          http://www.ilmu-ekonomi.com/2012/03/pengendalian-intern-dalam-sistem.html

Chelsea musim ini konsentrasi pemain muda

Leave a comment

RON GOURLAY: “Saat pertama kali datang Abramovich melakukan investasi dengan membayar pemain hebat untuk membentuk tim yang kuat. Namun kami harus sadar. Untuk membuat Chelsea tetap berada di jajaran tim terbaik dunia, kami harus menghasilkan pemain muda dari akademi.”

“10 Tahun sudah Abramovich ber Investasi membentuk dan membuat Cobham lebih besar dengan 65 Juta pounds dan Prestasi di Akademi mulai tampak 2x Juara Youth tim dan 1x Runner Up dalam 3 musim terakhir adalah bukti bahwa tim muda kita sangat berprestasi dan sangat potensial untuk di orbitkan.”

“Abramovich berpesan bahwa 10 tahun mendatang Chelsea harus bisa berprestasi dengan pemain muda dari akademi sendiri jadi jangan heran jika musim ini yang di banyak buru Chelsea adalah pemain 18 tahun ke bawah dan mungkin hanya 1-2 orang saja transfer pemain bintang untuk memperkuat tim.”

statisik 10 tahun Chelsea bersama Roman Abramovich 2003/04 – 2012/13

Leave a comment

596 pertandingan kompetitif
371 menang
131 seri
94 kekalahan
1.139 gol
489 kebobolan
62,2% persentase menang

18 semi-final
11 final
11 trofi
9 manajer
86 pemain membuat debut mereka – 20 (23 persen) di antaranya berasal dari Akademi
Mencapai FA Youth Cup akhir empat kali dalam enam musim terakhir, menang dua kali.
U19s NextGen Series finalis
FA Premier Cadangan Liga Champions Nasional

thankz Roman , chelsea without you would not be what it is today

@dickmoalesana ,

copyright cfcfpo.blogspot.com

BELAJAR DENGAN SISTEM SKS BENAR ATAU TIDAK…?

2 Comments

Hai para pembaca semua pada posting artikel kali ini saya akan membahas tentang sks, jadi sks itu adalah sistem kebut semalam haha ini merupakan sistem andalan nih bagi para pelajar dan juga mahasiswa saat ujian berlangsung termasuk saya tentunya kenapa saya salah satu pengguna sistem sks ya jawaban simple sih sibuk hahaha bohong ndeng kenapa suka sistem sks karena ya itu malas aja tiap hari belajar *jangan ditiru jika kalian tidak smart hehe.

Baiklah kita bahas apa sih sitem sks

Jadi sistem sks itu adalah suatu sistem yang dirancang dengan sedemikian rupa untuk membantu anda dalam memahami atau menguasai suatu materi atau pelajaran hanya dalam waktu semalam. Luar biasakan sistem sks itu. Sistem ini bisa disebut juga sistem ketok magic loh gimana tidak belajar dengan cara ini kalian dituntut untuk bisa menguasai materi hanya dengan satu malam. Dengan keadaan seperti itu otak kita dituntut untuk kerja extra keras untuk menguasai materi dalam waktu semalam dengan kondisi seperti itu kita akan merasakan perasaan gelisah dan panic tentunya dikarenakan dengan sistem waktu yang ada sangat mepet dengan ujian dan materi yang harus segera dikuasai pun sangatlah banyak. Mungkin beda kasus nya jika kalian dalam massa pembelajaran / perkuliahan sering meperhatikan apa yang disampaikan oleh guru atau dosen sehingga saat ujian akan tiba kalian hanya perlu mereview apa yang sudah ada.

Jadi kesimpulan nya belajar dengan sistem sks itu tidak benar dan tidak baik jika hal ini terus dilakukan bisa memancing yang namanya insomnia seperti yang saya baca di salah satu majalah, mungkin kalian bisa membaca artikel saya yang lain tentang TIPS BELAJAR YANG BAIK