A. Rasional

Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi atau kedudukan sentral untuk mengembangkan kompetensinya sehingga setiap individu dapat mencapai tingkat taqwa, beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, berilmu, sehat, serta memiliki akhlak yang mulia. Kreatif, mandiri, terampil dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung agar tercapainya tujuan tersebut perlu adanya pengembangan kompetensi peserta didik serta adanya para pendidik yang kompeten dan disesuaikan dengan potensi perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik, sesuai dengan tuntutan lingkungannya.Penyusunan KTSP ini sangat diperlukan untuk mengakomodasi semua potensi yang ada didaerah dan meningkatkan kualitas satuan pendidikan, baik dalam bidang akademis maupun nonakademis, memelihara budaya daerah, mengikuti perkembangan IPTEK yang dilandasi iman dan taqwa. Umtuk mengemban fungsi tersebut pemerintah menyelenggarakan suatu sistem pendidikan nasional sebagaimana tercantum dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ini disusun dengan mengacu pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi lulusan (SKL) yang ditetapkan pemerintah untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Penyusunan KTSP ini berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan ketentuan lain yang menyangkut kurikulum dalam UU 20/2003 dan PP 19/2005.

untuk file selengkapanya bisa di download  di sini PERLUNYA PENGEMBANGAN KURIKULLUM